Bunga

Persiapan Ruhaniyyah menuju Nikah

Kesiapan ruhaniah atau spiritualitas ditandai oleh mantapnya  niat dan langkah menuju kehidupan rumah tangga. Tidak ada rasa gamang atau keraguan tatkala memutuskan untuk menikah, dengan segala konsekuensi atau risiko yang akan dihadapi pasca pernikahan. Memiliki niat yang lurus, benar dan kuat bahwa menikah adalah ibadah, dengan visi besar ingin meraih surga dunia dan surga akhirat bersama seluruh anggota keluarga nantinya.

Bekal spiritual yang sangat fundamentalis adalah keikhlasan niat dalam memasuki pernikahan dan kehidupan berumah tangga. Laki-laki dan perempuan lajang yang hendak menikah harus benar benar memantapkan motivasi ini dalam dirinya. Bahwa menikah bukan untuk main-main, bukan untuk coba-coba, bukan untuk melaksanakan syahwat semata. Namun menikah adalah ibadah kepada Allah Swt dan melaksanakan sunah Rasulullah yang harus dilakukan dengan penuh keikhlasan jiwa.

Menikah adalah ibadah kepada Allah, untuk itu harus dilandasi niat yang suci. Dalam perjalanan mengarungi kehidupan berumah tangga, menjaga keikhlasan niat adalah sebuah keharusan. Sebab sangat mungkin terjadi disorientasi dalam rumah tangga, yang semula melaksanakan akad ikan arena niat ikhlas untuk merealisasikan tuntunan agama, akan tetapi seiring berjalannya waktu, niat tersebut semakin melemah dan bahan akhirnya pudar.

Keikhlasan niat adalah titik motivasi, namun juga misi kehidupan, sebab Allah telah menegaskan, “dan tidaklah Kami ciptakan jin dan manusia secara kecuali untuk beribadah.” (Adz Dzariyat : 56)

Dengan demikian, motivasi awal dalam pernikahan adalah untuk beribadah kepada Allah, namun untuk seterusnya ia sekaligus menjadi visi yang akan diwujudkan dalam kehidupan.

(dikutip dari Wonderful Journeys For Marriage karya Cahyadi Takariawan)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

adminMaster

Leave a Comment