Muslimah al Quran

Barangkali Kau Juga Kehilangan Ini

Ini tentang masjid Salman ITB. Barangkali, ada ribuan cerita terekam di sana; teh manis Salman, kopi gratis, cerita cinta, perjuangan mencari beasiswa, belajar untuk Ujian Nasional, mengasuh anak kecil, atau apa saja.

Aku baru saja memasukan  kaki ke dalam sepatu, ketika seorang mahasiswa sedang makan siang dengan cepat. Beberapa mahasiswa lainnya nampak mengobrol sambil memasang kaos kakinya.

Langkah membawaku ke arah kantin Salman. Jalan pulangku ada di sana. Hingga sebuah kotak kaca setinggi perut orang dewasa menyambutku dari depan. Kotak kehilangan. Tulisan dalam kotak kaca itu.

mungkin kotak kehilangan ini bisa memberi sedikit informasi. Batinku. Ada empat atau lima lantai di dalamnya. Lantai pertama berisi deretan kaca mata. Wajar. Banyak sekali mahasiswa ITB yang memakai kacamata. Lantai kedua berisi jam tangan. Wajar juga. Orang terpelajar pasti berusaha disiplin dan memperhatikan waktu.

Tapi rupanya sesuatu yang kucari tak nampak di sana. Aku menarik nafas. Sedikit menahannya. Agak kecewa sebenarnya. Karena tidak menemukan sesuatu yang hilang itu. Aku pun tak mungkin menanyakan pada petugas keamanan yang merekam aktivitas sekitar masjid Salman melalui CCTV.

Setengah ragu, aku mengambil langkah pulang. Mungkin suatu saat yang lain akan menemukannya-setelah beberapa hari menghilang. Sesuatu yang kusebut sebagai khusyuk dalam shalat.

Khusyuk. Aku masih mencarinya dalam setiap rakaat.

Yang barangkali tertinggal dalam meja kerja atau ruang rapat.

Suatu saat nanti, semoga aku bisa segera menemukannya,

Dalam waktu dekat.

 

Oleh : Trias Abdullah


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

adminMaster

Leave a Comment