stockvault-coins-123736

4 Tipe Pengelola Keuangan, Sahabat yang Mana?

Masalah pengelolaan finansial adalah mimpi buruk bagi banyak orang. Gaji bulanan kita entah kenapa terasa tak pernah cukup, atau entah bagaimana kita tak pernah bisa bahagia padahal uang di rekening banyak. Boleh jadi mimpi itu tak kunjung baik karena belum tahu bagaimana cara atau pendekatan yang tepat agar bisa apik mengaturnya.

Barangkali kita bisa memulai membuat mimpi itu membaik dengan mengenal karakter kita dalam menggunakan harta. Ada beberapa tipe yang boleh jadi cocok dengan keadaan Anda.

  • Ammaseur

Tipe ini menunjukkan kalau hal yang membuat Anda bahagia adalah saat memiliki banyak uang. Dengan begitu ada banyak hal yang ‘jadi ingin dilakukan’, seperti belanja, liburan, traktir teman-teman, menabung, atau coba-coba investasi. Kekurangan tipe ini adalah ketika Anda seringkali merasa drop, shock, bahkan stress ketika tidak ada uang. Padahal yang jelas tak selamanya kebahagiaan diatur oleh uang.

  • Avoider

Ketika Anda kesulitan menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran, maka Anda termasuk tipe ini. Bingung rasanya ketika bertanya pada diri, berapa banyak uang yang dimiliki, berapa banyak utang kita, dan apa saja yang sudah dibeli. Saking bingungnya, ada masanya seseorang kaget ketika ada yang menagih utang atau tiba-tiba dompet kita menipis bahkan habis. Hal yang perlu dilatih dari tipe ini adalah pencatatan keluar-masuknya uang yang dimilikinya.

  • Hoarder

Tipe yang sangat gila menabung. Setiap kali mendapatkan gaji, prioritas utamanya adalah: menabung. Tipe ini rajin memeriksa uang tabungannya. Seringkali sangat ketat dalam membelanjakan uangnya, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Dia sering terlihat seperti tak punya uang karena semuanya ditabung. Menabung memang hal yang baik, namun tentu saja perlu proporsional. Kita pun perlu untuk mengarahkan uang kita untuk keperluan-keperluan yang dapat membuat kita bahagia, seperti family time atau sedekah, misalnya. Kuncinya adalah seimbang.

  • Spender

Satu kata yang mencerminkan tipe ini: boros. Senang dalam membelanjakan uangnya. Setiap mendapatkan uang, langsung dibelanjakan. Tak heran jika tipe ini sangat sering kehabisan uang sebelum waktunya; gaji tanggal 1 habis tanggal 10, misalnya. Tipe ini sangat perlu membuat dan menentukan prioritas atas hal-hal yang akan dibelanjakannya. Perlu juga memahami benang merah antara kebutuhan dan keinginan, agar jadi tidak terlalu boros.

Setelah merenungi keempat tipe itu; yang manakah yang paling mirip dengan Anda?

Sumber referensi: Marriage Management Workshop 24 Januari 2016 segmen Mendesain Finansial Rumah Tangga


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

adminMaster

Leave a Comment